Rasa nyeri atau ketidaknyamanan yang muncul di area dada atau ulu hati (bagian atas perut) seringkali membuat kita panik. Gejala ini memang paling sering diasosiasikan dengan masalah pencernaan seperti penyakit asam lambung (GERD) atau maag. Namun, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan!
Kondisi nyeri dada/ulu hati yang muncul juga bisa menjadi indikasi serius dari penyakit yang lebih fatal, yaitu penyakit jantung. Nyeri akibat penyakit jantung sering kali disebabkan karena jantung kekurangan oksigen (iskemia) atau dikenal sebagai reffered pain (nyeri alih).
Mengapa ini penting? Mengenali perbedaan gejala secara cepat dapat menentukan penanganan yang tepat dan dapat menyelamatkan nyawa.
Dua Cara Utama Membedakan Nyeri Dada Akibat GERD dan Sakit Jantung
Untuk membantu Anda membedakan nyeri ini, perhatikan dua perbedaan utama berikut:
Tipe Nyeri:
Nyeri GERD: Biasanya terasa lebih perih, panas, atau seperti terbakar di dada dan ulu hati.
Nyeri Sakit Jantung: Umumnya tidak terasa perih. Nyeri sering digambarkan sebagai rasa tertekan, berat, atau diremas, dan bisa menjalar ke lengan, leher, atau rahang.
Respons Tekanan pada Ulu Hati:
Pada GERD: Jika bagian ulu hati (di bawah tulang dada) ditekan, rasa sakitnya akan bertambah atau terasa sakit.
Pada Sakit Jantung: Tekanan pada ulu hati biasanya tidak akan menambah rasa sakit atau rasa sakitnya tetap sama.
Faktor Risiko yang Tak Boleh Diabaikan
Selain perbedaan gejala di atas, sangat penting untuk melihat faktor risiko pasien secara keseluruhan. Informasi mengenai riwayat penyakit dalam keluarga, gaya hidup (seperti merokok, pola makan tinggi lemak, kurang olahraga), dan usia dapat menjadi kunci untuk mengidentifikasi apakah nyeri ulu hati yang dialami merupakan nyeri alih yang mengindikasikan masalah pada jantung.
Pesan Penting: Jika Anda mengalami nyeri dada yang intens, disertai sesak napas, keringat dingin, atau merasa sangat cemas, segera cari pertolongan medis darurat! Jangan pernah menunda pemeriksaan hanya karena menduga itu "hanya maag biasa."
Akmal Group – Selalu Prioritaskan Kesehatan Jantung Anda.